1. Bahasa Baku
Bahasa baku adalah bahasa yang cara
pengucapannya atau penulisannya sesuai dengan kaidah yang dibakukan. Kaidah
standar yang dibakukan terebut dapat berupa pedoman Ejaan Yang Disempurnakan
(EYD), tata bahasa baku, Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), dan kamus
umum.
Pendapat saya : Bahasa baku adalah bahasa penulisan dan pengucapannya sesuai dengan kaidah yang telah ditetapkan .
Pendapat saya : Bahasa baku adalah bahasa penulisan dan pengucapannya sesuai dengan kaidah yang telah ditetapkan .
B. Pengertian Bahasa Tidak Baku
Bahasa tidak baku adalah ragam bahasa yang berkode berbeda dengan kode bahasa
baku, dan dipergunakan di lingkungan tidak resmi. Ragam bahasa nonbaku dipakai
pada situasi santai dengan keluarga, teman, di pasar, dan tulisan pribadi buku
harian. Ragam bahasa nonbaku sama dengan bahasa tutur, yaitu bahasa yang
dipakai dalam pergaulan sehari-hari terutama dalam percakapan
Pendapat saya : Bahasa tidak baku adalah bahasa yang cara penulisan dan pembacaanya tidak sesuai dengan kaidah yang berlaku. bahasa ini biasanya sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
Pendapat saya : Bahasa tidak baku adalah bahasa yang cara penulisan dan pembacaanya tidak sesuai dengan kaidah yang berlaku. bahasa ini biasanya sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
C. Ciri-ciri Bahasa Baku dan Tidak Baku
a. tidak terpengaruh bahasa daerah.
b. tidak dipengaruhi bahasa asing.
c. bukan merupakan ragam bahasa percakapan sehari-hari.
d. pemakaian imbuhannya secara eksplisit.
e. pemakaian yang sesuai dengan konteks kalimat.
f. tidak terkontaminasi dan tidak rancu.
1.
walaupun terkesan berbeda dengan bahasa baku, tetapi memiliki arti yang sama.
2. dapat terpengaruh oleh
perkembangan zaman.
3. dapat terpengaruh oleh bahasa
asing.
4. digunakan pada situasi
santai/tidak resmi.
D. Pemakaian Bahasa Indonesia Baku dan Tidak Baku dengan Baik
dan Benar
Bahasa Indonesia baku dan nonbaku mempunyai kode atau ciri bahasa dan
fungsi pemakaian yang berbeda. Kode atau ciri dan fungsi setiap ragam bahasa
itu saling berkait. Bahasa Indonesia baku berciri seragam, sedangkan ciri
bahasa Indonesia nonbaku beragam. Pemakaian bahasa yang mengikuti kaidah bahasa
yang dibakukan atau yang dianggap baku adalah pemakaian bahasa Indonesia baku
dengan benar. Dengan demikian, pemakaian bahasa Indonesia baku dengan benar
adalah pemakaian bahasa yang mengikuti kaidah bahasa atau gramatikal bahasa
baku.
Sebaliknya, pemakaian bahasa Indonesia nonbaku dengan benar adalah
pemakaian bahasa yang tidak mengikuti kaidah bahasa atau gramatikal baku,
melainkan kaidah gramatikal nonbaku. Pemakaian bahasa Indonesia baku dengan
baik adalah pemakaian bahasa Indonesia yang mengikuti atau sesuai dengan fungsi
pemakaian bahasa baku. Pemakaian bahasa Indonesia nonbaku dengan baik adalah
pemakaian bahasa yang tidak mengikuti atau sesuai dengan fungsi pemakaian
bahasa Indonesia nonbaku.
Konsep baik dan benar dalam pemakaian bahasa Indonesia baik baku maupun
nonbaku saling mendukung dan saling berkait. Tidaklah logis ada pemakaian
bahasa Indonesia yang baik, tetapi tidak benar. Atau tidaklah logis ada
pemakaian bahasa yang benar tetapi tidak baik. Oleh karena itu, konsep yang
benar adalah pemakaian bahasa yang baik harus juga merupakan pemakaian bahasa
yang benar atau sebaliknya.
E. Contoh Bahasa Indonesia Baku dan Tidak Baku
Kita sering kesulitan menentukan kata yang baku dan kata yang tidak baku. Berikut ini adalah daftar kata-kata baku bahasa Indonesia yang disusun secara alfabetis.
Contoh kalimat baku :
E. Contoh Bahasa Indonesia Baku dan Tidak Baku
Kita sering kesulitan menentukan kata yang baku dan kata yang tidak baku. Berikut ini adalah daftar kata-kata baku bahasa Indonesia yang disusun secara alfabetis.
No
|
Kata Baku
|
Kata Non Baku
|
1.
|
Jumat | Jum'at |
2.
|
Mencuci | Menyuci |
3.
|
Zuhur | Dzuhur |
4.
|
Sekretaris | Sekertaris |
5.
|
Terampil | Trampil |
6.
|
Februari | Pebruari |
7.
|
Senin | Senen |
8.
|
Karena | Karna |
9.
|
Marah | Amarah |
10.
|
Praktik | Praktek |
11
|
Jenasah | Jenazah |
12.
|
Nasihat | Nasehat |
13.
|
Peduli | Perduli |
14.
|
Profesional | Propesional |
15.
|
Tahu | Tau |
16.
|
Jatuh | Jatoh |
17.
|
Bus | Bis |
18.
|
Prancis | Perancis |
19.
|
Museum | Musium |
20.
|
Pintar | Pinter |
Contoh kalimat baku :
- Rudi sedang melakukan ibadah shalat jumat.
- Desi sedang mencuci piring di dapur.
- Kami sedang melakukan ibadah shalat zuhur.
- Rahayu menjadi sekretaris di kelas.
- Ditha terampil dalam melukis.
- Pada bulan Februari ujian tengah semester akan dilaksanakan.
- Setiap hari Senin kami mengikuti upacara.
- Maaf, saya terlambat karena lalu lintas macet.
- Flora sedang marah dengan saya.
- Hari ini ibu guru membawa kami ke ruang laboratorium untuk melakukan praktik
- Jenasah sedang disemayamkan di rumah duka.
- .Ibu memberikan nasihat kepada anaknya agar tidak nakal lagi.
- .Kita seharus nya peduli terhadap orang yang sedang kesusahan.
- Dokter Nia itu sangat profesional dalam melaksanakan tugas yang diberikan kepadanya.
- .Saya tahu membuat sebuah website pribadi.
- .Buah itu jatuh setelah tertiup angin.
- Andi pergi ke sekolah dengan mengunakan bus.
- Nino pergi ke Prancis.
- Saya dan Duwi pergi ke Museum Rumah Bundar.
- Pak guru bertanya, “Memangnya kamu bisa pintar tanpa belajar?”
DAFTAR PUSTAKA
Alwi, Hasan. 2003. Tata
Bahasa Baku Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar